top of page

'Mon-Fri' a solo sxhibition of Meliantha Muliawan

curated by Syafiatudina

 

 

tik tok tik tok

Apa saja yang menjadi penanda waktu? Waktu berjalan melalui kita.

Tentu kita mengetahui ukuran standar waktu, dari detik ke jam, hinga

hari ke dekade. Tapi setiap orang memiliki cara yang berbeda-beda

untuk merengkuh gerakan waktu dan membuat makna kehidupan.

 

tik tok tik tok

Ada waktu untuk banyak hal; waktu untuk meninggalkan rumah

sebelum kemacetan dimulai; sebelum makan siang; untuk kopi;

untuk rokok; untuk makan malam; untuk rapat sambil makan malam;

untuk rapat setelah makan malam; untuk membalas sms, email atau

telepon; untuk menyerahkan draft; untuk membuat draft final; untuk

revisi; untuk belanja; untuk menjemput anak-anak; untuk bayar

cicilan. Kita perlu bekerja untuk menunjang hidup. Kerja menandai

sebagian besar hidup kita. Bahkan seluruh hidup kita.

 

tik tok tik tok

Lalu kita butuh lebih banyak waktu. Tidak ada waktu untuk sakit;

untuk sedih; untuk sendirian; untuk membiarkan waktu melalui kita.

Tidak ada waktu untuk tidak melakukan apa-apa.

 

tik tok tik tok

Di tengah rutinitas membosankan dalam kehidupan, pikiran dan

tubuh kita akan selalu melawan. Tubuh akan berhenti untuk duduk

dan tidur. Pikiran akan berupaya menemukan realitas lain melalui

penciptaan fiksi. Pameran ini adalah upaya Meliantha Muliawan

untuk menunjukkan bagaimana fiksi muncul sebagai penolakan atas

rutinitas hidup yang dapat ditebak. Ini soal apa yang kita lihat ketika

pikiran melanglangbuana dan tubuh berhenti. Ini soal apa yang bisa

kita bayangkan ketika tidak ada yang dilakukan. Pameran ini adalah

sebuah undangan untuk tidak melakukan apa-apa, berdiri dalam

diam dan menyaksikan bagaimana obyek berubah.

tick tock tick tock

What are the marks of time?

Time passes us by. We know the standard measurement of time, from

nanoseconds to hours, days to decades. Though each of us has

different way of grasping the flow of time to make meanings of life.

 

tick tock tick tock

There is time for many things; time to leave the house before the

heavy traffic starts; for lunch; for coffee; for cigarette; for dinner; for

meeting over dinner; for meeting after dinner; to reply text, email,

call; to submit the draft; to finalize the draft; for revision; to do

grocery shopping; to pick up the children; to pay mortgage; to pay

credit. We need to work to maintain our life. Work marks most of our

time. All of our time.

 

tick tock tick tock

Then we need more time because there is not enough time. No time

to get sick; to be sad; to stand still; to be alone; to let time pass us by.

No time for doing nothing.

 

tick tock tick tock

Amidst the mundane routines of life, the mind and body will always

resist. The body will stop to sit and sleep. The mind will look for other

realities through the making of fiction. In this exhibition, the work of

Meliantha Muliawan is an attempt to recreate how fiction emerges to

resist the predictability of life routines. It is what we see when the

mind drifts away and the body stops. It is what we can imagine when

there is nothing to do. This exhibition is an invitation to do nothing, to

stand still and watch how objects transform.

bottom of page